Menurut Yamin, mobilitas tinggi para pengemudi membuat mereka menjadi pihak yang paling sering menyaksikan kondisi kota secara langsung.
Oleh karena itu, pemerintah memandang para pengemudi ojek online sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi mengenai kondisi lingkungan, termasuk persoalan kebersihan yang masih menjadi tantangan di Banjarmasin.
Baca juga : Wali Kota Banjarmasin Dorong Relawan Damkar Kampanyekan Pilah Sampah saat Sahur Bersama
Dia pun secara terbuka mengajak para pengemudi untuk bersama-sama terlibat dalam gerakan mengatasi persoalan sampah.
“Masalah sampah tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Kita harus bersama-sama melawan persoalan ini. Teman-teman ojol setiap hari berada di jalan, melihat langsung kondisi kota. Jika ada persoalan kebersihan atau lingkungan, sampaikan kepada pemerintah. Insyaallah akan kami tindak lanjuti dan evaluasi,” tegasnya.
Ajakan tersebut juga dibarengi dengan penguatan gerakan pilah sampah dari sumbernya.
Pemerintah berharap para pengemudi ojek online dapat menjadi penyampai pesan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan kota.
Di sisi lain, kegiatan sahur bersama tersebut juga diisi dengan penyerahan bingkisan kepada para pengemudi sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka yang tetap beroperasi bahkan hingga dini hari.







