WASPADA! IHSG Jelang Lebaran Bergejolak, Analis Bocorkan Saham Potensial untuk Cuan

JAKARTA,KALIMANTANLIVE.COM – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih penuh tekanan dan cenderung fluktuatif menjelang libur Lebaran 2026. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG tercatat melemah 1,61 persen ke level 7.022,288.

Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, mengungkapkan bahwa level 7.000 menjadi area support penting yang berpotensi menjadi titik masuk investor domestik.

# Baca Juga :LIBURAN JADI CELAKA! Aktris Korea Uhm Jung Hwa Cedera Saat Surfing di Lombok, Sempat Menangis Kesakitan

# Baca Juga :WOW! Libur Lebaran 2026 Bisa 7 Hari Nonstop, Cek Tanggal Merah & Cuti Bersama Resmi di Sini

# Baca Juga :MISSION IMPOSSIBLE? Guardiola Yakin Man City Bisa Ciptakan Keajaiban Lawan Real Madrid di Etihad!

# Baca Juga :DRAMA STAMFORD BRIDGE! Chelsea Terpukul Cedera Reece James, Rosenior Frustrasi Jelang Lawan PSG

“Jika tekanan global berlanjut, IHSG bisa menguji level 6.900 sebagai support berikutnya,” jelasnya.

Tekanan Global dan Sentimen Domestik Jadi Pemicu

Pergerakan IHSG saat ini berada dalam fase sensitif akibat kombinasi faktor eksternal dan internal. Dari sisi global, konflik geopolitik di Timur Tengah, lonjakan harga energi, serta ketidakpastian kebijakan suku bunga Federal Reserve membuat investor cenderung berhati-hati.

Sementara dari dalam negeri, pasar juga merespons sorotan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait transparansi dan mekanisme perdagangan di pasar modal Indonesia.

Kondisi ini membuat investor memilih menunggu kepastian arah pasar sebelum melakukan aksi besar.

Strategi Aman: Akumulasi Bertahap, Hindari Panic Selling

Dalam kondisi volatil seperti saat ini, investor disarankan untuk lebih disiplin dalam manajemen risiko.

Hendra menekankan pentingnya strategi akumulasi bertahap pada saham berfundamental kuat di area support, serta tetap menjaga likuiditas.

Ia juga mengingatkan agar investor tidak melakukan panic selling, karena tekanan menjelang libur panjang biasanya bersifat sementara dan dipicu kebutuhan likuiditas jangka pendek.

Saham Unggulan: Perbankan hingga Energi

Secara fundamental, pasar saham Indonesia masih ditopang sektor perbankan, energi, dan komoditas.

Beberapa saham unggulan yang dinilai tetap solid antara lain:

BBCA

BMRI

MEDC

ANTM

Saham-saham ini dinilai sebagai tulang punggung pasar dan biasanya menjadi yang pertama pulih saat sentimen membaik.

Sektor Emas Mulai Dilirik Investor Global

Menariknya, sektor tambang emas mulai mencuri perhatian setelah sejumlah emiten Indonesia seperti ARCI dan PSAB masuk dalam indeks global MVIS Global Junior Gold Miners Index.

Inklusi ini membuka peluang masuknya dana asing melalui produk investasi global seperti ETF berbasis emas.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Untuk perdagangan Selasa, analis memberikan sejumlah rekomendasi menarik:

SRTG – buy, target Rp 1.755

MEDC – speculative buy, target Rp 1.900

SCMA – trading buy, target Rp 320

Sementara itu, analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, merekomendasikan:

TAP

AKRA

BUKA

Peluang Rebound Usai Lebaran

Meski saat ini bergerak volatil, peluang rebound IHSG tetap terbuka setelah libur Lebaran, seiring kembalinya likuiditas dan reposisi portofolio oleh investor institusi.

Investor disarankan tetap tenang, selektif, dan fokus pada saham dengan fundamental kuat untuk menghadapi dinamika pasar saat ini.

Disclaimer: Rekomendasi ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI