Festival Pasar Wadai 2026 Dongkrak Ekonomi, Perputaran Uang Capai Rp13,7 Miliar

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com –

Perputaran ekonomi di Pasar Ramadan atau Pasar Wadai 1447 Hijriah/2026 di kawasan Nol Kilometer, Taman Siring 0 Km Banjarmasin, mencapai Rp13,7 miliar.

Hal tersebut disampaikan Event Organizer (EO) penanggung jawab kegiatan, Muhammad Budiansyah. Ia mengungkapkan, menjelang tiga hari penutupan, omzet para pedagang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, hingga 15 Maret 2026, dengan sisa tiga hari menjelang penutupan pada 18 Maret, perputaran uang sudah berada di angka Rp13,7 miliar. Diperkirakan saat penutupan nanti bisa mencapai sekitar Rp15 miliar,” ujarnya kepada media ini, Selasa (17/3).

BACA JUGA:
Pemprov Kalsel dan Pemkot Banjarmasin Kolaborasi Hadirkan Pasar Wadai Ramadan 1447 H di Siring Nol Kilometer

BACA JUGA:
Wali Kota Banjarmasin Soroti Pengelolaan Sampah di Pasar Wadai Ramadan

Jika dibandingkan dengan tahun 2025, omzet Pasar Wadai tercatat sebesar Rp12,3 miliar. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tahun ini.

Menurut Budiansyah, capaian tersebut menjadi indikator positif bagi geliat ekonomi selama Ramadan di Banjarmasin, khususnya melalui Festival Pasar Wadai yang setiap tahun menjadi daya tarik masyarakat.

Ia menjelaskan, angka Rp13,7 miliar tersebut tidak hanya berasal dari transaksi penjualan kuliner, tetapi juga mencakup sektor pendukung lainnya seperti parkir dan aktivitas wisata di kawasan tersebut.

Tercatat, sekitar 200 pelaku UMKM lokal turut meramaikan Pasar Wadai tahun ini melalui berbagai paguyuban. Selain itu, ada pula 29 UMKM dari luar daerah yang ikut berpartisipasi.

“Antusiasme pedagang sangat luar biasa. Semoga tahun depan bisa lebih ramai lagi dengan jumlah tenant yang lebih banyak sehingga perputaran ekonomi semakin meningkat,” harapnya.

Di sisi lain, para pedagang juga merasakan langsung dampak positif dari kegiatan tersebut. Salah satunya Lina, pedagang es bersama rekannya Sarah, yang mengaku omzet penjualannya terus meningkat selama Ramadan.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Banjarmasin yang telah memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.

“Dengan adanya Pasar Wadai ini, banyak UMKM yang terbantu. Ini membawa berkah bagi kami,” ujarnya.