AS Santai, Tapi Waspada
Meski situasi memanas, pihak Gedung Putih menegaskan dominasi militer AS masih tak tergoyahkan.
Namun, Donald Trump mengakui kemungkinan Rusia membantu Iran, meski “hanya sedikit”.
Sementara Rusia sendiri membantah tudingan tersebut.
Aliansi Diam-Diam Makin Kuat
Hubungan Rusia dan Iran kini mencapai titik terdekat dalam sejarah modern.
Awalnya:
Iran kirim drone ke Rusia untuk perang Ukraina
Kini:
Rusia balik berbagi teknologi & strategi militer
Simbiosis ini menciptakan kekuatan baru yang berpotensi mengubah peta konflik global.
Efek Samping: Rusia Diuntungkan?
Penutupan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak dunia—dan ini jadi “durian runtuh” bagi Rusia yang ekonominya bergantung pada energi.
Menurut analis RAND Corporation, situasi ini juga dimanfaatkan Moskwa untuk “membalas” strategi AS yang selama ini membantu Ukraina.
Dunia di Ambang Ketegangan Baru?
Dengan keterlibatan teknologi, intelijen, dan strategi tempur lintas negara, konflik ini bukan lagi sekadar regional—melainkan berpotensi menjadi krisis global.
Apakah ini awal dari konfrontasi yang lebih besar? Dunia kini menahan napas.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







