GEGER! Rusia “Turun Gunung” Bantu Iran, Drone & Satelit Jadi Senjata Balas Dendam ke AS

MOSKWA, KALIMANTANLIVE.COM – Ketegangan global makin memanas! Rusia dilaporkan memperkuat kerja sama militer dan intelijen dengan Iran, memicu kekhawatiran eskalasi besar terhadap Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Langkah ini disebut-sebut bukan sekadar dukungan biasa—melainkan strategi balasan geopolitik yang semakin agresif.

# Baca Juga :Iran Gunakan Rudal Haj Qasem untuk Pertama Kali dalam Konflik Lawan AS dan Israel

# Baca Juga :Trump Tunda Kunjungan ke China, Fokus Perang AS-Israel Lawan Iran

# Baca Juga :Iran Tangkap 500 Mata-mata, Sebagian Terlibat Penyedia Data Serangan

# Baca Juga :Perang AS–Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Melonjak Tajam

Drone & Satelit: Senjata Baru Iran?

Menurut laporan The Wall Street Journal, Moskwa memberikan bantuan teknologi militer canggih, termasuk:

Citra satelit real-time dari armada militer Rusia

Upgrade drone Shahed (navigasi, komunikasi, akurasi target)

Panduan taktik serangan berbasis pengalaman perang di Ukraina

Data intelijen ini memungkinkan Iran membidik target strategis dengan presisi tinggi—termasuk sistem pertahanan milik AS.

Target Radar AS Jadi Sasaran

Serangan Iran kini disebut mulai meniru pola perang Rusia di Ukraina.

Fokus utama:

Sistem radar peringatan dini

Komando dan kendali militer

Instalasi pertahanan udara

Beberapa target disebut berada di:

Yordania

Bahrain

Kuwait

Oman

Serangan dilakukan dengan pola: drone melumpuhkan radar → rudal menghantam target utama.