Robert Pattinson Perankan Antagonis Scytale di “Dune: Part Three”

JAKARTA, Kalimantanlive.com – Aktor Inggris Robert Pattinson tampil sebagai penjahat dalam film Dune: Part Three, sekuel trilogi yang dibintangi Timothée Chalamet dan Zendaya. Film ini melanjutkan kisah Paul Atreides setelah mengalahkan Harkonnen dan menjadi Kaisar.

Cuplikan film menampilkan sejumlah tokoh utama, termasuk Stilgar yang diperankan Javier Bardem, Alia Atreides oleh Taylor-Joy, dan debut Pattinson sebagai antagonis bernama Scytale. Karakter ini memiliki penampilan mencolok dengan rambut pirang dan tatapan dingin yang membuatnya menonjol di layar.

BACA JUGA: 6 Film Lebaran 2026 Tayang Hari Ini, dari Horor hingga Drama Keluarga Wajib Ditonton

Pattinson mengaku sebagai penggemar berat film Dune karya Denis Villeneuve sebelum bergabung dalam trilogi. “Saya menonton film-film ini berkali-kali di bioskop. Saya sempat bertanya-tanya bagaimana caranya bisa ikut bermain di salah satu film ‘Dune’ itu,” ujar Pattinson saat diwawancarai di lokasi syuting.

Menurutnya, bekerja dengan Villeneuve merupakan pengalaman luar biasa. Ia menyebut sang sutradara sebagai seorang master yang mampu menghadirkan skala dan ambisi besar dalam film, sehingga setiap adegan terasa spektakuler di layar.

Mengenai karakter Scytale, Pattinson menyebutnya cukup menarik dan tidak biasa. “Anda tidak bisa benar-benar mengatakan dia berada di pihak siapa. Itu yang membuatnya menarik. Dia mungkin bukan penjahat konvensional, bahkan mungkin orang baik,” ungkapnya.

Film ini juga menghadirkan konflik politik dan agama setelah Paul Atreides menjadi Kaisar. Ia menikahi Putri Irulan untuk menguatkan kekuasaan politik, sementara Chani, kekasihnya, meninggalkannya karena keputusan tersebut. Timothée Chalamet kembali memerankan Paul, Zendaya sebagai Chani, dan Florence Pugh berperan sebagai Putri Irulan.

Villeneuve awalnya berencana membuat film ketiga secara terpisah, tetapi respons positif terhadap Dune: Part Two mengubah rencananya. Ia menyaksikan antusiasme penonton di Meksiko, dengan 14.000 orang di luar bioskop dan 5.000 orang di dalam, sehingga memutuskan menyelesaikan trilogi.

Chalamet memuji dedikasi Villeneuve dalam menyelesaikan cerita trilogi ini. “Film ini tidak akan ada tanpa maestro sinema, seniman hebat Denis Villeneuve,” katanya.