Pemprov Kalteng Salurkan Zakat ASN Rp200 Juta dan Gelar Pasar Murah Gratis untuk Masyarakat Menjelang Idulfitri

PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar kegiatan pasar murah sekaligus penyaluran zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Istana Isen Mulang.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo, secara langsung menyerahkan bantuan zakat, infak, dan sedekah dari ASN Pemprov Kalteng. Total dana yang disalurkan mencapai Rp200.405.000 dan diserahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional.

BACA JUGA: Jelang Lebaran dan Nyepi, Pemprov Kalteng Salurkan Ribuan Bantuan di Sukamara

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar juga mengumumkan bahwa paket bahan pokok (bapok) yang telah disiapkan akan diberikan secara gratis kepada masyarakat penerima manfaat. Sebelumnya, paket tersebut direncanakan dijual dengan harga subsidi sebesar Rp10.000, namun kemudian digratiskan sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah dalam mengembalikan manfaat uang rakyat kepada masyarakat. Meski di tengah keterbatasan anggaran, Pemprov Kalteng tetap memprioritaskan kebutuhan dan kesejahteraan warga.

Kegiatan pasar murah ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, seperti ojek online, petugas kebersihan, porter, serta pekerja informal lainnya. Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Leonard S Ampung selaku Plt Sekretaris Daerah Kalteng menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Sekitar 400 hingga 500 masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov menyediakan sebanyak 2.052 paket bahan pokok dengan nilai pasar sekitar Rp145.500 per paket. Paket tersebut disubsidi sebesar Rp135.500 sehingga masyarakat dapat memperoleh bantuan secara lebih terjangkau, bahkan gratis.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran menjelang Idulfitri. Pemerintah berharap tidak terjadi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.