JAKARTA, Kalimantanlive.com — Persaingan peringkat FIFA antara Timnas Indonesia dan Timnas Malaysia menjadi sorotan setelah keputusan tegas dari AFC yang menjatuhkan sanksi kepada Malaysia.
Sanksi tersebut diberikan setelah Malaysia terbukti menggunakan tujuh pemain naturalisasi yang dinyatakan tidak sah dalam dua pertandingan penting. Akibatnya, kemenangan 2-0 atas Nepal dan 4-0 atas Vietnam resmi dibatalkan.
BACA JUGA: Kabar Buruk Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Cedera ACL dan Diprediksi Absen Hingga Akhir 2026
Sebagai konsekuensi, Malaysia dinyatakan kalah dengan skor 0-3 pada kedua laga tersebut. Hal ini membuat mereka kehilangan enam poin di klasemen sementara Grup F babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027.
Di sisi lain, keuntungan justru dirasakan oleh Vietnam dan Nepal yang masing-masing mendapatkan tambahan tiga poin. Hasil ini memastikan Timnas Vietnam melaju ke putaran final Piala Asia 2027 sebagai juara Grup F dengan koleksi 15 poin.
Keberhasilan Vietnam membuat mereka unggul enam poin dari Malaysia yang harus puas berada di posisi kedua. Situasi ini sekaligus mengubah peta persaingan di grup secara signifikan.
Dampak sanksi tidak hanya terasa di klasemen, tetapi juga pada peringkat FIFA. Berdasarkan rilis terbaru yang dijadwalkan pada April 2026, Malaysia diperkirakan kehilangan sekitar 25 poin.
Poin mereka diprediksi turun dari 1.145,89 menjadi 1.120,89. Penurunan ini berpotensi membuat posisi Malaysia merosot hingga delapan peringkat, dari posisi 121 ke 129 dunia.
Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Timnas Indonesia untuk naik peringkat. Dengan perolehan 1.144,73 poin, skuad Garuda diperkirakan naik ke posisi 121 dunia.










