JAKARTA, Kalimantanlive.com — BMW resmi memperkenalkan model listrik terbarunya, BMW i3 50 xDrive, yang menjadi tonggak penting dalam transformasi lini ikonik 3 Series menuju era elektrifikasi penuh.
Peluncuran ini menandai perubahan besar bagi BMW, di mana seri 3 yang selama ini identik dengan mesin konvensional kini mulai beralih sepenuhnya ke tenaga listrik.
BACA JUGA: BMW Catat 50 Ribu Pesanan untuk SUV Listrik iX3, Produksi Diperluas ke Asia dan Amerika
Model i3 terbaru ini dibangun di atas platform generasi baru bernama Neue Klasse, yang diklaim membawa peningkatan signifikan dalam efisiensi, performa, dan teknologi kendaraan listrik.
Dari sisi performa, BMW i3 50 xDrive dibekali dua motor listrik yang masing-masing ditempatkan di poros depan dan belakang. Kombinasi ini menghasilkan tenaga hingga 345 kW atau sekitar 469 tenaga kuda dengan torsi mencapai 645 Nm.
Performa tersebut memberikan karakter khas sedan sport BMW, sekaligus memastikan akselerasi yang responsif dan stabil di berbagai kondisi jalan.
Secara desain, BMW tetap mempertahankan identitas klasik 3 Series dengan sentuhan modern. Proporsi kendaraan dibuat lebih dinamis dengan jarak sumbu roda panjang dan overhang pendek.
Ciri khas lampu depan “empat mata” masih dipertahankan, namun kini diintegrasikan dalam satu tampilan modern yang menyatu dengan grille, menciptakan kesan futuristik.
Masuk ke bagian interior, ruang kabin terasa lebih luas karena tidak adanya mesin konvensional dan terowongan transmisi. Salah satu fitur unggulan adalah sistem BMW Panoramic iDrive yang menghadirkan pengalaman interaksi baru antara pengemudi dan kendaraan.







