BMW juga menyematkan sistem komputasi canggih bernama Heart of Joy, yang mampu memproses data hingga 10 kali lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya, meningkatkan respons kendaraan secara keseluruhan.
Untuk daya jelajah, mobil ini mampu menempuh hingga 900 kilometer berdasarkan standar WLTP. Selain itu, dukungan pengisian cepat DC hingga 400 kW memungkinkan penambahan jarak tempuh sekitar 400 kilometer hanya dalam waktu 10 menit.
BACA JUGA: BMW M5, Monster 717 Hp Jadi Safety Car MotoGP San Marino! Tampil Garang di Lintasan
Teknologi baterai yang digunakan mengusung sistem 800 volt dengan sel silinder berkapasitas tinggi, memberikan efisiensi energi yang lebih baik dalam ukuran yang lebih ringkas.
Tak hanya itu, BMW i3 juga dilengkapi teknologi pengisian dua arah, yang memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai sumber listrik untuk rumah, perangkat elektronik, hingga jaringan listrik.
Produksi model ini akan dilakukan di pabrik utama BMW di Munich, Jerman, yang telah dimodernisasi untuk mendukung produksi kendaraan listrik sepenuhnya.
Produksi massal dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026, sementara pengiriman perdana ke konsumen direncanakan berlangsung pada musim gugur 2026, dengan harga awal sekitar 46.900 euro atau setara Rp912 juta.
Sumber: Antaranews.com










