Selain itu, Rudy Ma’sud yang akrab disapa Gubernur Harum menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting untuk kembali memperkuat nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama bulan Ramadan.
Kemenangan Idulfitri tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperbaiki diri.
“Mari kita jadikan kemenangan ini sebagai awal untuk memperbaiki diri, memperbaiki iman serta meningkatkan ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama. Semoga nilai-nilai kebaikan yang telah kita bangun selama di bulan Ramadan dapat terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Gubernur Harum.
BACA JUGA: Legowo Kritikan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman Kaltim yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama. Kerukunan yang terjaga selama ini harus dipelihara agar menjadi kekuatan besar bagi daerah.
“Kita harapkan Kaltim tetap rukun, damai, dan terus menjadi daerah yang sejuk serta kondusif,” harapnya.
Hal itu, lanjut Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, menjadi semakin penting mengingat Kaltim saat ini tengah berada dalam momentum krusial pembangunan yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kita perlu kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk membangun daerah ini dengan tanggung jawab bersama,” katanya.







