“Kami mengonfirmasi bahwa korban atas nama Furqon telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 23.00 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR secara resmi kami usulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” ujar I Putu Sudayana.
Dia juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai.
“Kami turut berbelasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan Sungai Barito. Keamanan dan keselamatan harus menjadi prioritas utama guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah berinisial MF (12) diduga tenggelam di aliran Sungai Barito tepatnya di Sungai Alalak, di Jalan Tembus Perumnas, Banjarmasin Utara, hari ini Kamis (19/3/2026) pagi.
Korban diduga tenggelam pada saat melakukan aktivitas mandi maupun berenang di kawasan ini bersama dengan beberapa rekannya.
Kalimantanlive.com/Frans







