Di akhir kata, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kaltim jika terdapat kebijakan yang sebelumnya kurang berkenan, sekaligus mengajak publik untuk terus mengawal jalannya pembangunan di Benua Etam.
“Kami mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Kami mohon untuk bisa dikawal, kita bersama-sama membangun Kaltim,” tutupnya.
Sumber: rilis
Kalimantanlive.com/eep










