Salah satu warga binaan, Agung, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti pelaksanaan Salat Idul Fitri di dalam lapas yang juga dikenal dengan Lapas Teluk Dalam ini.
“Alhamdulillah, walaupun kami berada di dalam, kami tetap bisa merasakan suasana Idul Fitri yang khidmat dan penuh kebersamaan. Ini menjadi momen yang sangat berarti bagi kami untuk memperbaiki diri,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan juga momentum refleksi bagi seluruh jajaran dalam meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan.
“Ini adalah saat yang tepat untuk kembali menata niat dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Dengan semangat Idul Fitri, seluruh jajaran diharapkan terus menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas, sejalan dengan nilai-nilai pemasyarakatan.
Kalimantanlive.com/Frans







