BREAKING NEWS: Kim Jong Un Resmi Terpilih Lagi Sebagai Presiden! Kekuatan Politik Korea Utara Kian Tak Tergoyahkan

PYONGYANG, KALIMANTANLIVE.COM – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali terpilih sebagai Presiden Urusan Negara dalam sidang parlemen yang digelar pada Senin (23/3/2026).

Keputusan tersebut diumumkan oleh kantor berita resmi negara, KCNA, yang menyebut bahwa pemilihan berlangsung dalam Sidang Pertama Majelis Rakyat Tertinggi masa jabatan ke-15 pada 22 Maret 2026.

# Baca Juga :Kereta Mewah Kim Jong Un “The Sun”: Kantor Berjalan Super Aman yang Jadi Simbol Kekuasaan!

# Baca Juga :Kim Jong Un Tiba di China, Putri Cantiknya Kim Ju Ae Jadi Pusat Perhatian di Parade Militer Raksasa

# Baca Juga :WOW! Prabowo Berdiri Sejajar dengan Xi Jinping, Putin, dan Kim Jong Un di Parade Militer Raksasa China

# Baca Juga :GEMPARKAN DUNIA! Kim Jong Un Eksekusi 30 Pejabat Gegara 4.000 Nyawa Melayang Akibat Banjir Besar di Korut

Menurut laporan tersebut, pemilihan ulang ini mencerminkan “kehendak bulat seluruh rakyat” Korea Utara terhadap kepemimpinan Kim.

Dominasi Dinasti Politik Korea Utara

Kim Jong Un merupakan pemimpin generasi ketiga yang melanjutkan dinasti politik setelah kakeknya, Kim Il Sung, yang mendirikan negara pada 1948, dan ayahnya, Kim Jong Il.

Ia resmi memimpin Korea Utara sejak 2011, setelah wafatnya sang ayah.

Pemilu Dikritik, Disebut Sudah Diatur

Meski pemerintah menyatakan hasil ini sebagai bentuk dukungan penuh rakyat, sejumlah pengamat internasional menilai proses pemilu di Korea Utara tidak berlangsung kompetitif.

Analis dari Institut Analisis Pertahanan Korea, Lee Ho-ryung, menyebut bahwa pemilu tersebut telah dirancang sebelumnya.

Menurutnya, pemilihan di negara tersebut lebih merupakan formalitas untuk memperkuat legitimasi politik pemerintah.

Angka Dukungan Nyaris Sempurna

Sebanyak 687 deputi terpilih dalam Majelis Rakyat Tertinggi memberikan suara terhadap satu kandidat tunggal yang diajukan oleh partai berkuasa.

Hasilnya, Kim Jong Un memperoleh 99,93 persen suara dukungan, dengan tingkat partisipasi mencapai 99,99 persen.