KCNA menggambarkan suasana sidang berlangsung dengan “antusiasme revolusioner” yang tinggi dari para anggota parlemen.
Sinyal Arah Politik ke Depan
Sidang parlemen kali ini juga diperkirakan akan membahas kemungkinan perubahan konstitusi, termasuk penguatan posisi Korea Utara dalam hubungan dengan Korea Selatan sebagai negara yang bermusuhan secara resmi.
Pidato Kim Jong Un dalam forum tersebut dinilai menjadi indikator penting arah kebijakan politik dan strategi negara ke depan.
Kembalinya Kim Jong Un ke kursi kekuasaan tertinggi semakin menegaskan kuatnya cengkeraman dinasti Kim dalam sistem politik Korea Utara.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







