Malam Takbiran di Bati-Bati Tetap Kondusif, Polisi Amankan Perayaan hingga Pagi

PELAIHARI, Kalimantanlive.com – Suasana malam takbiran di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut berlangsung meriah namun tetap terkendali. Di tengah euforia warga menyambut Hari Raya Idulfitri, jajaran Polsek Bati-Bati turun langsung ke lapangan memastikan perayaan berjalan aman dan tertib.

Pengamanan dimulai sejak pukul 20.00 WITA melalui apel kesiapsiagaan yang dipimpin Kapolsek Bati-Bati. Seluruh personel dikerahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama di titik-titik keramaian masyarakat.

BACA JUGA: Ormas Islam di Tala Berbagi Paket Lebaran, Lansia Bahagia Terima Bantuan

Tak berselang lama, petugas bergerak melakukan pemantauan di kawasan depan Kantor Camat Bati-Bati yang menjadi pusat aktivitas warga. Hingga malam semakin larut, situasi terpantau ramai namun masih dalam batas aman.

Memasuki pukul 22.00 WITA, aparat menerima laporan adanya aktivitas penggunaan kembang api yang berpotensi membahayakan di kawasan Jalan A. Yani, tepatnya di depan Alfamart Desa Ujung. Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek langsung memimpin patroli ke lokasi, sementara sebagian personel tetap berjaga di titik awal.

Di lokasi, petugas mendapati sekelompok pemuda dari luar kecamatan berkumpul dan menyalakan kembang api. Situasi sempat memanas lantaran beberapa di antaranya mengarahkan kembang api ke bawah, yang berisiko mencederai orang lain. Polisi pun segera mengambil tindakan tegas dengan mengamankan satu pemuda untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Patroli kemudian diperluas dengan membagi personel menjadi dua regu yang menyisir sejumlah wilayah, termasuk Desa Benua Raya dan Nusa Indah, sebagai langkah pencegahan gangguan keamanan.

Tak lama berselang, laporan keributan kembali diterima dari lokasi yang sama. Namun saat petugas tiba, kondisi sudah kembali kondusif. Meski demikian, dua pemuda lainnya turut diamankan karena melakukan tindakan serupa yang membahayakan.

Ketiga pemuda tersebut selanjutnya dibawa ke Polsek Bati-Bati untuk diberikan pembinaan. Dengan didampingi orang tua masing-masing, mereka diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.