KALIMANTANLIVE.COM – Penampilan gemilang kembali ditunjukkan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, saat dipercaya mengawal gawang Ajax Amsterdam dalam laga panas De Klassieker melawan Feyenoord.
Pertandingan pekan ke-28 Liga Belanda yang berlangsung di De Kuip, Minggu (2/3/2026), menjadi panggung pembuktian bagi Paes yang tampil solid selama 90 menit penuh dengan rating impresif 7,5.
# Baca Juga :Tak Sekadar Ingin Jadi Starter, Maarten Paes Bidik Peran Pemimpin di AFC Ajax
# Baca Juga :Resmi Berseragam Ajax, Maarten Paes Buka Suara: Mimpi Sejak Kecil Akhirnya Jadi Nyata
# Baca Juga :RUMOR PANAS PERSIB! Maarten Paes Diisukan Merapat ke Bandung, Pengamat Tegaskan MLS Masih Lebih Ideal
# Baca Juga :Maarten Paes Gagalkan Rekor Tak Terkalahkan Inter Miami, Lionel Messi Hanya Bisa Meringis di Tribun!
Tampil Tenang di Bawah Tekanan
Sejak awal laga, Maarten Paes menunjukkan ketenangan luar biasa di bawah mistar gawang. Ia mendapat perlindungan dari lini belakang yang diperkuat Josip Sutalo dan Takehiro Tomiyasu.
Di lini tengah, Ajax Amsterdam mengandalkan Davy Klaassen bersama Jorty Mokio dan Sean Steur, sementara lini depan dihuni Mika Godts, Wout Weghorst, dan Steven Berghuis.
Sementara itu, Feyenoord tampil dengan kekuatan penuh, termasuk Anel Ahmedhodzic dan Tsuyoshi Watanabe di lini belakang.
Duel Sengit Berakhir Imbang
Laga berlangsung ketat hingga akhirnya Ajax Amsterdam berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-54 lewat gol spektakuler Sean Steur dari luar kotak penalti.
Namun, Feyenoord mampu membalas pada menit ke-84 melalui eksekusi penalti Jakub Moder, yang menjadi satu-satunya gol yang menembus pertahanan Paes.
Statistik Solid, Hampir Clean Sheet!
Berdasarkan data performa, Maarten Paes mencatatkan tiga penyelamatan penting, termasuk satu aksi krusial yang menunjukkan refleks cepatnya.
Distribusi bolanya juga cukup akurat dengan 28 umpan sukses dari 45 percobaan (62 persen), menunjukkan kontribusi besar dalam membangun serangan dari belakang.
Sayangnya, penalti di menit akhir menggagalkan peluang clean sheet, meski secara keseluruhan performanya tetap menuai pujian.










