ALARM BAHAYA! Badai Cedera Hantam Arsenal, Pemain Inti Kompak Mundur dari Timnas

KALIMANTANLIVE.COM – Situasi pelik menghantam Arsenal setelah kekalahan di final Carabao Cup. Alih-alih bangkit, The Gunners justru diterpa badai cedera yang membuat sejumlah pemain kunci mundur dari tugas negara.

Jeda internasional yang berlangsung sekitar dua pekan ke depan sejatinya menjadi agenda rutin FIFA. Namun, periode kali ini lebih banyak diisi laga persahabatan ketimbang pertandingan resmi, seperti playoff Piala Dunia.

# Baca Juga :Kata Tegas Mikel Arteta Usai Arsenal Singkirkan Leverkusen: Kami Pantas ke Perempat Final

# Baca Juga :EZE MENGGILA! Arsenal Lolos 8 Besar, Sang Bintang Buka Suara: Quadruple Bukan Mimpi!

# Baca Juga :NERAKA DI EMIRATES! Arsenal Hancurkan Leverkusen Tanpa Ampun, Eze & Rice Jadi Algojo, Tiket Perempat Final Dikunci!

# Baca Juga :KABAR BAIK! Trossard Siap Tempur, Arsenal Bidik Tiket Perempat Final Lawan Leverkusen

Seperti klub besar lainnya, Arsenal biasanya menyumbang banyak pemain ke tim nasional. Sayangnya, kali ini situasinya berbeda. Beberapa pilar utama justru harus absen akibat cedera yang mereka alami.

Dua bek andalan, William Saliba dan Gabriel Magalhaes, dipastikan mundur. Gabriel sebenarnya tampil penuh saat menghadapi Manchester City di final, namun mengalami masalah pada lutut kanan usai pertandingan.

Akibat cedera tersebut, Gabriel harus absen membela Timnas Brasil dalam laga uji coba melawan Prancis dan Kroasia. Ia bahkan dipastikan tidak digantikan oleh pemain lain.

Saliba pun batal tampil dalam laga yang mempertemukan Prancis kontra Brasil, yang seharusnya menjadi duel menarik antara dua bek Arsenal di level internasional.

Tak hanya itu, daftar pemain absen bertambah. Eberechi Eze dicoret dari skuad Inggris karena cedera betis. Sementara Leandro Trossard dan Jurrien Timber juga tidak memperkuat negaranya akibat masalah kebugaran.

Di balik situasi ini, muncul spekulasi bahwa langkah tersebut tidak sepenuhnya kebetulan. Manajer Mikel Arteta disebut-sebut sengaja “menarik rem” demi menjaga kondisi pemain di fase krusial musim.

Pasalnya, Arsenal masih berada dalam perburuan gelar di berbagai kompetisi. Selain memimpin Liga Inggris, mereka juga masih bersaing di Piala FA dan Liga Champions UEFA.

Dengan jadwal padat dan tekanan tinggi, keputusan untuk mengistirahatkan pemain bisa menjadi strategi penting. Namun, di sisi lain, badai cedera ini tetap menjadi ancaman serius bagi ambisi besar The Gunners musim ini.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI