BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Prakiraan cuaca Selasa, 24 Maret 2026, menghadirkan kontras mencolok di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Di satu sisi, cuaca cerah menyelimuti kawasan perkotaan, namun di sisi lain, ancaman hujan lebat hingga angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah daerah.
# Baca Juga :CUACA KALIMANTAN 23 MARET 2026: Siang Diguyur Hujan Ringan, Malam Berpotensi Petir, Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem!
# Baca Juga :Cuaca Panas ‘Menyengat’ Indonesia Terungkap, BMKG Beberkan Penyebab dan Kapan Berakhir
# Baca Juga :BREAKING CUACA KALSEL–KALTENG! Hujan Menggila, Petir & Angin Kencang Ancam, Tanah Laut Paling Parah
Cuaca Kalimantan Selatan: Cerah di Kota, Hujan Mengintai Wilayah Lain
Wilayah Banjarmasin dan Banjarbaru diperkirakan akan menikmati cuaca cerah sepanjang hari. Kondisi ini tentu mendukung berbagai aktivitas luar ruangan, mulai dari perjalanan hingga kegiatan ekonomi masyarakat.
Namun, situasi berbeda terjadi di beberapa kabupaten seperti Hulu Sungai, Tanah Laut, Kotabaru, dan Tabalong. Wilayah-wilayah ini berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama pada siang hingga sore hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan penting. Dalam periode 18 hingga 24 Maret 2026, terdapat potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu hujan lebat serta banjir rob di kawasan pesisir.
Rekomendasi Aktivitas di Kalsel
Masyarakat di wilayah perkotaan seperti Banjarmasin dan Banjarbaru masih relatif aman untuk melakukan perjalanan darat maupun aktivitas harian. Meski demikian, warga yang tinggal di daerah pesisir dan kawasan rawan banjir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lokal serta pasang air laut.
Cuaca Kalimantan Tengah: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Berbeda dengan Kalsel, wilayah Kalimantan Tengah diprediksi mengalami kondisi cuaca yang lebih ekstrem. Kota Palangka Raya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang.
Sejumlah kabupaten seperti Kotawaringin Timur, Kapuas, Barito Selatan, dan Gunung Mas juga diperkirakan akan mengalami hujan lebat, terutama pada siang hingga malam hari.
BMKG menjelaskan bahwa peningkatan intensitas hujan ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Kelvin, yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Kalteng.
Rekomendasi Aktivitas di Kalteng
Masyarakat diimbau untuk menghindari perjalanan jauh, khususnya pada malam hari, mengingat tingginya potensi hujan deras disertai angin kencang. Selain itu, warga yang tinggal di sekitar daerah aliran Sungai Kapuas dan Barito perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir.






