DIRAGUKAN DUNIA! Buffon Akui Italia Diselimuti Skeptisisme Jelang Misi Lolos Piala Dunia 2026

KALIMANTANLIVE.COM – Tekanan besar tengah menyelimuti Timnas Italia setelah dua kali gagal tampil di ajang Piala Dunia FIFA. Legenda hidup mereka, Gianluigi Buffon, mengakui bahwa keraguan publik kini terasa sangat nyata.

Italia kembali menghadapi jalan terjal menuju Piala Dunia 2026. Gli Azzurri harus melalui babak playoff usai hanya finis sebagai runner-up di grup kualifikasi, berada di bawah Norwegia.

# Baca Juga :HEBOH PIALA DUNIA 2026: Iran Ancam Mundur karena Perang, Ini Deretan Negara yang Pernah Boikot Ajang Sepak Bola Terbesar Dunia

# Baca Juga :DRAMA PIALA DUNIA 2026! Iran Beri Sinyal Keras Bisa Mundur, Konflik dengan AS Picu Ketidakpastian

# Baca Juga :TEGAS! Angel Di Maria Tolak Comeback di Piala Dunia 2026, Sebut Era Baru Timnas Argentina Sudah Dimulai

# Baca Juga :Neymar Buka Peluang Pensiun Akhir 2026, Fokus Terakhir: Piala Dunia dan Santos

Di fase krusial ini, Italia dijadwalkan menghadapi Irlandia Utara dalam laga hidup-mati demi tiket ke putaran final.

Situasi semakin pelik karena performa klub-klub Italia di kompetisi Eropa juga kurang meyakinkan. Tak ada wakil Italia di perempat final Liga Champions UEFA, sementara di Liga Europa UEFA hanya Bologna yang mampu menembus delapan besar setelah menyingkirkan AS Roma.

Kondisi ini membuat Italia dinilai tertinggal dalam perkembangan sepak bola modern, memperkuat keraguan publik terhadap kemampuan mereka untuk bangkit.

Buffon pun tidak menampik situasi tersebut. Ia menyebut skeptisisme dari para pengamat dan penggemar memang terasa, namun ia tetap percaya dukungan akan datang saat pertandingan dimulai.

“Memang benar kami bisa merasakan keraguan dari banyak orang. Tapi saya yakin bahkan kritikus paling keras pun akan mendukung Italia ketika laga dimulai,” ujar mantan kiper Juventus dan Parma itu.

Ia menegaskan, saat ini tim nasional Italia harus mampu mengirim pesan kuat untuk membungkam keraguan tersebut. Menurutnya, skuad yang ada memiliki mentalitas tangguh dan terbiasa menghadapi tekanan besar.

Buffon juga mengingatkan pentingnya fokus saat menghadapi Irlandia Utara. Meski lawan tidak bisa dianggap remeh, ia optimistis Italia mampu melangkah ke putaran final jika tampil maksimal.