Ia menegaskan kesiapan ULM dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui pendekatan riset dan inovasi, salah satunya melalui pengembangan produk balok ekowood hasil pengolahan sampah oleh tim Fakultas Teknik bersama LPPM ULM.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian, serta peluncuran program mahasiswa penggerak pemilah sampah dengan melibatkan sedikitnya 100 mahasiswa di setiap fakultas.
Ahmad berharap sinergi antara ULM, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dapat semakin kuat guna mempercepat penyelesaian persoalan sampah, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Sumber: MC Kalsel









