KALIMANTANLIVE.COM – Trailer perdana serial reboot Harry Potter akhirnya dirilis dan langsung menghebohkan jagat maya. Cuplikan yang tayang Rabu (25/3/2026) dini hari WIB itu memancing reaksi besar, terutama terkait sosok baru Professor Snape.
Karakter ikonik tersebut kini diperankan oleh Paapa Essiedu, yang langsung menjadi pusat perhatian—sekaligus kontroversi.
Nuansa Baru Hogwarts, Wajah Baru Ikonik
# Baca Juga :El Nino “Godzilla” Mengancam RI, Kemenkes Keluarkan Peringatan Serius soal Dampak Kesehatan!
# Baca Juga :Ancelotti Bicara Blak-blakan, Neymar Dicoret dari Timnas Brasil Jelang Laga Panas vs Perancis!
# Baca Juga :Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,85 Juta per Gram, Investor Wajib Pantau Pergerakan!
# Baca Juga :Yaqut Kembali ke Rutan KPK, Polemik Penahanan Viral hingga Dilaporkan ke Dewas
Trailer menampilkan dunia sihir Hogwarts dengan visual lebih modern dan sinematik. Sejumlah pemeran baru juga diperkenalkan:
Dominic McLaughlin sebagai Harry Potter
Alastair Stout sebagai Ron Weasley
Arabella Stanton sebagai Hermione Granger
Serial ini dijadwalkan tayang pada Natal 2026 di HBO dan Max, dengan janji adaptasi yang lebih setia pada buku karya J.K. Rowling.
Snape Baru Jadi Sumbu Perdebatan
Sorotan utama justru tertuju pada interpretasi baru karakter Severus Snape.
Penampilan Essiedu—dengan gaya khas dan aura dingin—memicu pro dan kontra di platform seperti X, Instagram, hingga TikTok.
Sebagian penggemar menyambut positif sebagai langkah berani dan segar. Namun, tak sedikit yang mengkritik karena dianggap tidak sesuai dengan deskripsi karakter dalam buku.
Perbandingan dengan versi lama yang diperankan Alan Rickman pun tak terhindarkan.
Kontroversi hingga Serangan Rasis
Kontroversi ini bukan hal baru. Sejak diumumkan pada 2025, Essiedu mengaku menerima serangan rasis dan ancaman di media sosial.
Ia bahkan mengungkap pesan bernada ancaman serius dalam wawancara, yang menunjukkan sisi gelap dari reaksi sebagian penggemar.
Perdebatan ini banyak berkaitan dengan isu “race-bending” atau perubahan interpretasi etnis karakter.







