BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Usai dilantik pada Rabu (25/3/2026) sore, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar langsung saja tancap gas.
Pasalnya pada malam harinya, da mengikuti rapat bersama Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR di Rumah Dinas Wali Kota.
Baca juga : Wali Kota Banjarmasin Paparkan LKPJ 2025, IPM dan Ekonomi Kota Tunjukkan Tren Positif
Rapat tersebut turut didampingi Kepala DLH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Rahmat Prapto Udoyo, serta jajaran DLH Kota Banjarmasin. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan strategi pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin ke depan.
Ichrom Muftezar menyampaikan, dirinya sengaja meminta waktu kepada wali kota untuk mengumpulkan seluruh jajaran DLH sekaligus mendengarkan arahan langsung, baik dari wali kota maupun dari pihak provinsi.
“Banyak hal yang disampaikan terkait program pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin, mulai dari underground refuse system, pemilahan sampah dari sumbernya, hingga optimalisasi TPS 3R dan fasilitas lainnya,” ujarnya.
Selain itu, pembahasan juga mencakup penguatan berbagai sarana seperti rumah pilah, rumah kompos, hingga pemanfaatan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih. Menurut Ichrom, pihaknya berencana mengajukan surat kepada Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengoptimalkan lahan yang masih tersedia di TPA tersebut.










