Cuaca Ekstrem Kemarau Panjang Picu Karhutla, BPBD Tabalong Tingkatkan Kesiapsiagaan

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Cuaca ektrim ekstrem El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif sangat berpotensi terjadinya Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan.

Dalam hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau panjang yang berpotensi terjadi Karhutla dan kekeringan.

#Baca Juga :Satlantas Polres Tabalong Imbau Masyarakat Taat Berlalu Lintas Saat Gunakan Kendaraan

#Baca Juga :Satu Mobil Hangus Terbakar Depan SPBU Mantuil Tabalong, Ini Penyebabnya

#Baca Juga :Wabup Habib Taufan Sebut Kebutuhan ASN 2026 Fokus Isi Kouta Pensiun di Tabalong

Upaya tersebut menindaklanjuti surat edaran Sekda Kalimantan Selatan Nomor: 500/00429/PK2P/EKO tentang Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor: 01 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Tahun 2026.

“Juga dalam rangka mengantisipasi potensi terjadinya kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di Kalsel, terutama di Tabalong,” kata Kalak BPBD Tabalong, Haris Fahrozi, Jumat (27/3/2026).

Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih belum menetapkan status siaga darurat bencana Karhutla karena perlu mempertimbangkan kondisi wilayah dan arahan dari pihak provinsi.

“Jika kondisi di lapangan menunjukkan peningkatan risiko atau dampak yang mulai meluas, kita akan segera mengambil langkah hukum sesuai kewenangan daerah untuk menetapkan status siaga,” katanya.