“Program seperti budidaya cabai ini menarik, karena tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berdampak pada stabilitas harga,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Namun demikian, tidak semua program dinilai dapat diterapkan di Balangan. Beberapa di antaranya berkaitan dengan komoditas khas Kapuas seperti beras Anjir dan nanas Kapuas yang memiliki karakteristik wilayah berbeda.
Melalui kunjungan ini, Komisi II DPRD Balangan berharap dapat memperoleh gambaran dan inspirasi dalam merumuskan kebijakan pertanian yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan potensi daerah.
Kalimantanlive.com/Kamil










