Meski demikian, faktor seperti pertumbuhan produktivitas dan deregulasi masih menjadi penahan tekanan inflasi.
Dari sisi ketenagakerjaan, Jefferson menilai pasar tenaga kerja relatif seimbang, meski ada potensi pelemahan. Tingkat pengangguran diperkirakan berada di kisaran 4,4 persen pada tahun ini.
Sinyal Kuat Tahan Suku Bunga
Dalam kondisi penuh ketidakpastian, The Fed memberi sinyal kuat untuk menahan suku bunga sambil mencermati perkembangan lebih lanjut.
Gubernur The Fed, Michael Barr, juga menegaskan bahwa lonjakan harga minyak dan kebijakan tarif semakin menyulitkan upaya menekan inflasi.
Ia menyebut, jika konflik segera mereda, dampaknya kemungkinan terbatas. Namun, jika berlarut-larut, tekanan inflasi bisa semakin kuat dan meluas.
Dengan ketidakpastian global yang tinggi, The Fed memilih bersikap wait and see. Kebijakan saat ini dianggap memberi ruang yang cukup untuk mengevaluasi arah ekonomi tanpa terburu-buru mengubah suku bunga.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







