Pengelolaan risiko secara lebih prudent juga menjadi kunci agar industri tetap mampu menjaga stabilitas kinerja di tengah tekanan eksternal yang meningkat.
Berdasarkan data OJK per Januari 2026, lini usaha pengangkutan pada asuransi umum dan reasuransi mencatat premi sebesar Rp1,33 triliun atau setara 7,23 persen dari total premi industri.
Namun, angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar Rp0,18 triliun atau sekitar 11,91 persen secara tahunan, yang mencerminkan adanya tekanan nyata pada sektor ini.
Sumber: Kontan.co.id










