Kegiatan Penling ini menjadi salah satu langkah preventif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di titik-titik yang rawan. Dengan pendekatan yang persuasif dan edukatif, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas.
Untuk memperluas jangkauan imbauan, petugas juga memanfaatkan spanduk, hand banner, serta mobil penerangan keliling yang dilengkapi pengeras suara, sehingga imbauan keselamatan dapat tersampaikan dengan jelas kepada para pengguna jalan.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J melalui PS Kasi Humas, Iptu Heri Siswoyo mengatakan, pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas demi kebaikan bersama,” katanya.
Diharapkannya, melalui Penling tersebut dapat terbangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta suasana jalan yang aman, nyaman, dan saling peduli antar sesama pengguna jalan.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat










