BANJARMASIN, Kalimantanlive.com — Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H. Supian HK, menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya daerah dengan menyambut kunjungan Putri Indonesia utusan Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026, Talita Fatimah, di kawasan “Rumah Banjar” DPRD Kalsel, Kamis siang (26/03).
Dalam kesempatan tersebut, Supian HK mengajak generasi muda untuk lebih aktif mengenal dan mencintai budaya Banua yang kaya akan nilai sejarah, filosofi, dan kearifan loka
BACA JUGA: DPRD Kalsel Gelar Paripurna LKPj Gubernur 2025, Capaian Pembangunan Tunjukkan Tren Positif
Ia menekankan pentingnya budaya daerah sebagai identitas yang membanggakan sekaligus sebagai daya tarik untuk memperkuat citra Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
“Budaya Kalimantan Selatan adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Melalui peran generasi muda seperti Talita Fatimah, kita ingin budaya Banua tidak hanya dikenal, tetapi juga diapresiasi oleh masyarakat luas,” ujarnya.
Supian HK menambahkan bahwa pengenalan budaya melalui figur publik seperti Putri Indonesia menjadi strategi efektif untuk memperluas apresiasi masyarakat terhadap kekayaan lokal.
Dalam kunjungan itu, Talita Fatimah menyatakan komitmennya untuk menjadikan budaya Kalimantan Selatan sebagai fokus utama dalam perjalanannya sebagai Putri Indonesia utusan daerah.
Ia menilai bahwa kekayaan budaya Banjar, termasuk kehidupan masyarakat yang erat dengan sungai, memiliki nilai unik yang patut diperkenalkan ke panggung nasional.
“Saya ingin membawa cerita tentang Kalimantan Selatan melalui budayanya—mulai dari Rumah Banjar, tradisi masyarakat, hingga identitas sebagai daerah yang dikenal dengan kehidupan sungainya ke tingkat yang lebih luas,” ungkap Talita Fatimah.







