Di sektor kesehatan, capaian SPM khususnya pelayanan bagi masyarakat terdampak krisis dan kejadian luar biasa mencapai 100 persen, dengan tingkat serapan anggaran sebesar 84,07 persen. Sementara sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat sama-sama mencatat capaian SPM 100 persen dengan serapan anggaran di atas 90 persen.
Sektor ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) serta sektor sosial juga menunjukkan capaian maksimal dengan SPM mencapai 100 persen dan tingkat serapan anggaran yang tinggi, masing-masing di atas 90 persen.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dorong Sasirangan Tembus Pasar Global Lewat Inovasi dan Kolaborasi
Dalam pengelolaan keuangan daerah, realisasi pendapatan tahun 2025 mencapai lebih dari Rp11,18 triliun atau 106,27 persen dari target. Sementara realisasi belanja daerah mencapai Rp11,09 triliun atau 82,76 persen, yang mencerminkan pengelolaan keuangan yang efektif dan terkendali.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan program pembangunan berbasis data guna mendorong pelayanan publik yang lebih baik.
Rospana juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mencapai target pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui RLPPD Tahun 2025 ini, pemerintah berharap masyarakat dapat menjadikannya sebagai referensi untuk memahami perkembangan kinerja daerah sekaligus sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kalimantan Selatan.
Sumber: MC Kalsel







