Pemprov Kalteng Siapkan Strategi Produktivitas, Investasi, dan Industri untuk Pertumbuhan Ekonomi 2027

PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan strategi terpadu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2027 dengan fokus pada tiga sektor utama: produktivitas, investasi, dan industri.

Gubernur H. Agustiar Sabran menyampaikan arah kebijakan tersebut saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Jayang Tingang, Selasa pekan lalu.

BACA JUGA: Pemprov Kalteng Dorong Kekayaan Intelektual sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Tema pembangunan yang diusung adalah “Peningkatan Skala Aktivitas Ekonomi Daerah dan Kualitas Tata Kelola Pemerintah,” yang menjadi pijakan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Menurut gubernur, fokus pada produktivitas, investasi, dan industri merupakan kelanjutan kebijakan yang sudah berjalan sejak 2025 dan 2026, namun pada 2027 arah kebijakan akan dipertajam agar dampaknya lebih nyata bagi masyarakat.

Di sektor produktivitas, Pemprov Kalteng berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat, dan mendorong perbaikan layanan publik melalui program seperti peningkatan layanan kesehatan, penguatan pendidikan melalui Sekolah Rakyat, dan digitalisasi layanan pemerintahan.

Selain itu, pelestarian budaya lokal, terutama budaya Dayak, menjadi bagian penting dalam pembangunan berbasis kearifan lokal untuk menjaga identitas sekaligus mendukung ekonomi kreatif.

Di sektor investasi, pemerintah menitikberatkan pada pembenahan sistem perizinan dan pengawasan agar lebih transparan dan akuntabel, serta menyiapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang selaras dengan rencana tata ruang.

Infrastruktur juga menjadi prioritas, termasuk pembangunan jalan, jembatan, akses listrik, dan dukungan pengembangan UMKM.