JAKARTA, Kalimantanlive.com — Produsen otomotif asal Jerman, BMW, dikabarkan tengah menyiapkan versi khusus dari kendaraan listrik BMW iX3 untuk pasar China dengan sejumlah peningkatan signifikan.
Langkah ini menunjukkan keseriusan BMW dalam menggarap pasar otomotif di China, yang dikenal sebagai salah satu pasar kendaraan listrik terbesar di dunia.
BACA JUGA: BMW Luncurkan i3 Listrik, Era Baru 3 Series Resmi Dimulai
Berbeda dengan versi global yang dijual di Eropa dan Amerika Serikat, iX3 edisi China hadir dengan dimensi lebih besar. Kendaraan ini memiliki jarak sumbu roda mencapai 3005 mm, lebih panjang dibandingkan versi internasional yang hanya 2895 mm.
Perbedaan ukuran tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih, khususnya bagi penumpang belakang. Hal ini sesuai dengan preferensi konsumen di China yang kerap menggunakan sopir pribadi.
BMW juga mengonfirmasi bahwa model ini akan melakukan debut resminya dalam ajang Beijing Auto Show pada April 2026.
Dari sisi desain, BMW iX3 mengusung tampilan modern dengan elemen “sayap malaikat digital” di bagian depan yang memberikan kesan futuristik khas kendaraan listrik premium.
Pilihan warna yang tersedia pun cukup beragam, mulai dari putih hingga merah dan biru, memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk menyesuaikan dengan selera mereka.
Pada bagian belakang, terdapat sentuhan khusus berupa tulisan “Brilliance BMW” dalam bahasa Mandarin, menandakan kerja sama BMW dengan mitra lokalnya, Brilliance Auto.
Untuk performa, mobil ini dibekali baterai berkapasitas 108 kWh dengan teknologi 800 volt terbaru yang memungkinkan pengisian daya super cepat.







