KALIMANTANLIVE.COM – Pabrikan motor premium asal Italia, Ducati, kembali menggebrak dunia otomotif dengan menghadirkan edisi spesial Superleggera V4 Centenario. Motor sport eksklusif ini dirancang untuk merayakan 100 tahun perjalanan Ducati, dengan performa yang lebih mendekati motor balap dibandingkan kendaraan jalan raya biasa.
Produksi Super Terbatas, Jadi Incaran Kolektor
#baca juga:Tolak Gresini Ducati, Alex Rins Pilih Honda, Keputusan yang Ubah Arah Karier di MotoGP
#baca juga:BURSA MOTOGP MEMANAS! Pedrosa Isyaratkan Acosta ke Ducati, Pergerakan Pembalap Diprediksi Liar
#baca juga:Ducati Rilis Livery Spesial MotoGP 2026, Marquez dan Bagnaia Pakai Merah Centenario
Ducati Superleggera V4 Centenario diproduksi sangat terbatas, hanya 600 unit di seluruh dunia. Rinciannya terdiri dari:
500 unit versi standar Centenario
100 unit versi Tricolore dengan livery khas bendera Italia
Secara global, motor ini dibanderol sekitar 150.000 euro atau setara Rp2,9 miliar, menjadikannya salah satu superbike paling mahal dan eksklusif saat ini.
Mesin Buas, Tenaga Tembus 247 DK!
Di balik tampilannya yang agresif, motor ini dibekali mesin Desmosedici Stradale R berkapasitas 1.103 cc.
Tenaga standar: 228 dk
Dengan paket balap: hingga 247 dk
Ducati juga menyematkan berbagai komponen kelas balap seperti katup titanium, crankshaft ringan dengan penyeimbang tungsten, serta throttle body berukuran besar untuk respons yang lebih optimal.
Super Ringan Berkat Material Karbon
Salah satu daya tarik utama motor ini adalah bobotnya yang sangat ringan. Dengan paket balap, beratnya hanya 167 kg tanpa bahan bakar.
Hal ini dimungkinkan berkat penggunaan serat karbon di hampir seluruh bagian, mulai dari rangka, swingarm, subframe, hingga velg. Hasilnya, rasio tenaga terhadap bobot menjadi sangat ekstrem, ideal untuk performa lintasan.
Rem dan Suspensi Kelas MotoGP
Di sektor pengereman, motor ini sudah menggunakan cakram karbon keramik 340 mm yang dipadukan dengan kaliper Brembo GP4-HY. Teknologi ini dirancang untuk menghadapi suhu tinggi tanpa mengorbankan performa.










