BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Perindustrian Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat arah pembangunan sektor industri di daerah.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Miftahul Chair, yang menekankan pentingnya sinergi antar pemerintah dalam mendorong kemajuan industri.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Publikasikan RLPPD 2025, Kinerja Pemerintahan Tunjukkan Tren Positif
Rakornis tersebut menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan industri antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota agar berjalan searah dan saling mendukung.
Dalam forum ini, pemerintah berupaya melakukan sinkronisasi antara target nasional dan daerah, sekaligus memperkuat hilirisasi potensi sumber daya industri guna meningkatkan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.
Selain itu, penguatan industri halal serta optimalisasi kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus juga menjadi fokus utama untuk meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun global.
Dalam sambutannya, Miftahul Chair menyampaikan bahwa koordinasi yang terarah dan sistematis sangat diperlukan dalam merancang program perindustrian ke depan agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Ia menegaskan bahwa Rakornis ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, sehingga program yang disusun selaras dengan arah kebijakan nasional serta visi pembangunan daerah.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, sekaligus memperkuat kontribusi sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan.










