REVOLUSI TEKNOLOGI! Ilmuwan China Simpan Data Pakai DNA, Bisa Tahan 20.000 Tahun!

KALIMANTANLIVE.COM – Dunia teknologi dikejutkan dengan terobosan baru dari ilmuwan China yang berhasil mengembangkan media penyimpanan data berbasis DNA. Teknologi ini digadang-gadang mampu melampaui hard disk konvensional, baik dari sisi kapasitas maupun daya tahan.

Inovasi yang diberi nama “DNA Cassette Tape” ini memanfaatkan DNA sintetis sebagai media penyimpanan utama, yang ditempelkan pada pita plastik panjang menyerupai kaset lawas.

#baca juga:SANTRI BANUA AYO DAFTAR! Beasiswa Indonesia Bangkit S1 Santri 2026 Resmi Dibuka: Ini Syarat Lengkapnya!

#baca juga:HEBOH! Isu Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu Viral, Pertamina Angkat Bicara dan Bantah Keras!

#baca juga:Serangan Mematikan Israel! Dua Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, PBB Kecam Keras

#baca juga:Mobil Listrik Neta Dijual Rugi Besar-Besaran, Harga Anjlok Jadi Rp150 Jutaan!

Kapasitas Gila: Miliaran Lagu dalam Satu Pita!

Berdasarkan riset yang dipublikasikan di Science Advances, teknologi ini memiliki kapasitas penyimpanan yang luar biasa besar.

1 km pita DNA: hingga 362.000 TB data
Setara dengan: sekitar 60 miliar foto resolusi tinggi
Pita 100 meter: mampu menyimpan sekitar 3 miliar lagu

Angka ini jauh melampaui penyimpanan laptop (500 GB–2 TB) maupun smartphone (128–512 GB).

Cara Kerja: Ubah Data Jadi Kode DNA

Teknologi ini bekerja dengan mengubah data digital (0 dan 1) menjadi urutan basa DNA:

Adenina (A)
Sitosina (C)
Guanina (G)
Timina (T)

Urutan basa tersebut dicetak menjadi DNA sintetis, lalu ditempelkan pada pita. Untuk membaca data, digunakan perangkat mirip pemutar kaset yang dapat memindai barcode, mengambil DNA tertentu, lalu menerjemahkannya kembali menjadi file digital.

Super Awet: Bisa Bertahan Ribuan Tahun!

Keunggulan utama teknologi ini adalah daya tahannya:

Hingga 345 tahun di suhu ruangan
Bisa mencapai 20.000 tahun pada suhu 0°C

DNA dilindungi oleh struktur khusus bernama Metal-Organic Frameworks, yang berfungsi sebagai “kandang molekuler” agar tidak rusak.

Bahkan, jika pita rusak secara fisik, data di dalamnya tetap bisa dipulihkan.

Solusi Masa Depan untuk Ledakan Data AI

Teknologi ini dinilai sangat potensial untuk mengatasi ledakan data global, terutama akibat perkembangan Artificial Intelligence.

Berbeda dengan data center konvensional, penyimpanan berbasis DNA:

Tidak membutuhkan listrik untuk mempertahankan data
Memiliki kepadatan informasi sangat tinggi
Lebih ramah ruang dan energi
Masih Ada Tantangan Besar