Sesko Jaga Ketajaman dengan Memelihara Rasa Lapar Gol

JAKARTA, Kalimantanlive.com — Penyerang Manchester United, Benjamin Sesko, menegaskan pentingnya menjaga rasa “lapar” untuk mencetak gol agar performanya tetap tajam di setiap pertandingan. Hal itu ia sampaikan sebagai bagian dari komitmennya untuk terus berkembang sebagai ujung tombak tim.

Dalam pernyataannya, Sesko mengakui bahwa mempertahankan motivasi bukanlah hal mudah, terutama setelah seorang pemain terbiasa mencetak gol. Ia menilai kondisi tersebut bisa membuat pemain kehilangan dorongan untuk tampil maksimal.

BACA JUGA: Arsenal Tersandung di Final, Tapi Masih Kokoh di Puncak Liga Inggris 2025/2026

Menurut pemain asal Slovenia itu, seorang penyerang harus mampu memotivasi diri sendiri. Hasrat untuk terus mencetak gol, kata dia, harus selalu dijaga agar tidak menurun seiring waktu.

Sesko juga menekankan bahwa pola pikir tersebut sebaiknya sudah dibentuk sejak usia muda. Ia percaya mentalitas kuat menjadi kunci bagi seorang striker untuk berkembang secara konsisten.

Ketika bertemu dengan pemain muda, Sesko kerap membagikan pengalamannya. Ia bahkan sering bertanya posisi bermain mereka, dan memberikan pesan khusus bagi yang berposisi sebagai penyerang.

Ia menyarankan agar para striker muda tidak cepat puas setelah mencetak gol. Justru, menurutnya, mereka harus memiliki dorongan yang lebih besar untuk mencetak gol lagi di pertandingan berikutnya.

Sesko mengaku pernah mengalami fase di mana dirinya merasa terlalu santai setelah mencetak gol. Hal tersebut berdampak negatif terhadap performanya di laga selanjutnya.

Ia menyadari bahwa pikiran yang masih terpaku pada keberhasilan sebelumnya membuatnya tidak tampil optimal. Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga dalam kariernya.