Kurs Rupiah Melemah 0.11%, Tembus Rp 14.160 Per Dolar AS Rabu Pukul 10.00 WIB

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS mengalami fluktuasi pada Rabu (23/12/2020).

Sempat dibuka menguat, rupiah kembali alami pelemahan 0,11% atau dibanderol Rp 14.160 pada pukul 10.00 WIB, dibanding penutupan perdagangan Selasa.

Dikutip dari CNBC, sebelumnya pada pembukaan perdagangan spot rupiah menguat 0,11% ke Rp 14.130 per dolar AS.

Ini adalah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam empat hari perdagangan berturut-turut.

Dilansir dari Kontan.id, Nanang Hendarsah, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter BI mengatakan kepada Bloomberg bahwa intervensi langsung di pasar spot antarbank ditujukan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah risk off global.

BACA JUGA :
Reshuffle Kabinet, Sandi, Risma, Yaqut, Budi, Lutfi, Satrio Masuk, Terawan-Wishnu Out!

Dia menambahkan, BI juga melakukan intervensi lewat broker.

Hari ini, Presiden Joko Widodo akan melantik enam menteri hasil reshuffle kabinet. Selain itu, Jokowi juga akan melantik enam wakil menteri.

Kurs Rupiah mengalami pelemahan terhadap Dolar AS di Pasar Spot Antarbank. Rabu (23/12/2020) (foto:sinarharapan.co)

Rupiah hari ini memimpin pelemahan mayoritas mata uang Asia. Selain rupiah, won, yuan, ringgit, baht, dan dolar Singapura melemah terahadap dolar AS. Sedangkan yen, peso, dolar Taiwan, dan dolar Hong Kong menguat terhadap the greenback.

Kemarin, nilai tukar rupiah juga melemah.

Sementara dikutip dari Bisnis.com, berdasarkan data Bloomberg, nilai rupiah ditutup terkoreksi 0,53 persen atau 75 poin menjadi Rp14.205 per dolar AS. Adapun, indeks dolar AS naik 0,19 persen menjadi 90,211.

Sementara itu, data yang diterbitkan Bank Indonesia menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.218 per dolar AS, turun 38 poin atau 0,26 persen dari posisi Rp14.180 pada Senin (21/12/2020).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS Rabu pagi terpantau menguat 27,5 poin atau 0,19 persen ke level Rp14.177,5 per dolar AS pada pukul 09.04 WIB.

Namum, belum satu jam perdagangan berlangsung, rupiah berbalik melemah 22 poin atau 0,15 persen ke level Rp 14.227 per dolar AS.

Indeks dolar di sisi lain melemah 0,13 persen ke posisi 90,56.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pengesahan paket stimulus AS senilai US$892 miliar serta anggaran reguler US$1,4 triliun akan membuat dolar menguat.

Selain itu, munculnya mutasi baru virus corona yang ditemukan di Inggris membuat beberapa negara seperti Kanada dan Hong Kong memberlakukan larangan perjalanan ke Inggris.

Di sisi lain, Inggris juga berpacu untuk mencapai kesepakatan perdagangan pasca-Brexit dengan Uni Eropa (UE), sebelum masa pengecualian dari tarif berakhir pada 31 Desember.

“Untuk perdagangan Rabu (23/12/2020) nilai rupiah kemungkinan dibuka melemah di level Rp14.190 – Rp14.230,” katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (23/12/2020).

Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 9:54 WIB:

Periode            Kurs
1 Pekan            Rp14.254,0
1 Bulan            Rp14.290,0
2 Bulan            Rp14.338,0
3 Bulan            Rp14.372,0
6 Bulan            Rp14.481,5
9 Bulan            Rp14.621,5
1 Tahun           Rp14.761,5
2 Tahun           Rp15.535,0

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) pada pukul 9:54 WIB:

Periode            Kurs
1 Bulan            Rp 14.259
3 Bulan           Rp 14.352

Berikut kurs jual beli dolar AS di sejumlah bank nasional pada pukul 9:51 WIB:

Bank                          Harga Beli   Harga Jual
BNI                               14.194            14.379
BRI                               14.205            14.395
Mandiri                       14.220            14.300
BCA                              14.260            14.290
CIMB Niaga                14.268            14.298
BTN                              14.035             14.385

Penulis: Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed