BCL dan Raffi Ahmad Masuk Daftar Penerima Vaksin Sinovac, Manajer Tunggu Konfirmasi Istana

Raffi Ahmad dan Bunga Citra Lestari ada dalam daftar tersebut. Di jagat maya, heboh adanya slide yang memuat daftar nama orang-orang yang akan disuntik vaksin Sinovac pertama kali.

Dalam slide yang bertuliskan ‘Rencana Penyuntikan Perdana 13 – 15 Januari 2021’ itu ada juga nama beberapa publik figur.

Presiden Joko Widodo, Menkes, MenBUMN, Menlu, Mendiknas, Panglima TNI, Kapolri, Ketua Satgas COVID-19, dan Kepala BPOM, menjadi kelompok pertama yang akan disuntik vaksin pada 13 Januari mendatang.

BACA JUGA : Varian Baru COVID-19 Muncul, Total Pasien Sembuh Bertambah Sebanyak 558.703 Orang

Sebagaimana dilansir dari detik.com, pada slide tersebut tertulis kelompok kedua yang merupakan Pengurus Asosiasi Profesi dan ‘Key Opinion Leader’ Kesehatan. Di kelompok kedua itu tertulis nama Najwa Shihab, dr. Tirta, Bunga Citra Lestari, dan Raffi Ahmad.

Soal daftar tersebut, juru bicara vaksinasi COVID-19 dari Kemkes, dr Siti Nadia Tarmizi kepada detikcom memberikan klarifikasinya.

Bunga Citra Lestari atau BCL (insertlive)

“Slidenya bukan rilis resmi Kemkes ya dan Informasi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan karena hingga saat ini, pelaksanaan dan tokoh-tokoh yang akan mengikuti vaksinasi COVID-19 perdana masih dalam tahap pembahasan dan kita masih menunggu keluarnya EUA ya,” ujar juru bicara vaksinasi COVID-19 dari Kemkes, dr Siti Nadia Tarmizi kepada detikcom, Jumat (8/1/2021).

Siti mengatakan untuk nama-nama yang akan menerima vaksin perdana masih dalam pembahasan pemerintah. Dan dia berharap hebohnya daftar nama penerima vaksin pertama tidak menjadi rujukan.

“Kami tentunya meminta semua pihak untuk tidak merujuk dan menyebarluaskan informasi tersebut, serta menunggu informasi resmi tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” sambungnya.

Melanie Siap Bayar Denda Rp 5 Juta

Sedangkan dalam beberapa kesempatan ada artis yang juga menyatakan tak ingin jadi penerima vaksin pertama. Salah satu artis yang tak mau jadi angkatan pertama divaksin adalah Melanie Subono.

Melanie Subono bahkan sudah menyiapkan uang Rp 5 juta untuk membayar denda. Karena mereka yang menolak vaksin akan dikenakan denda Rp 5 juta.

“Gini, beberapa bulan lalu gue dengar ada isu dan wacana kalau orang nggak mau divaksin harus bayar Rp 5 juta, gue udah ngumpulin sih Rp 5 jutanya,” aku Melanie Subono di kawasan Jakarta Barat.

“Gue pasti mau, tapi nggak mau jadi generasi pertama,” kata Melanie Subono. (berbagai sumber)

Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *