Sementara itu berdasarkan informasi MNC News Portal, temuan perangkat perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR) itu akan ditinjau langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di lokasi.
Hanya saja kabar tersebut dibantah oleh pihak Basarnas.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman menyebut, pihaknya belum mendapat kabar penemuan black box pesawat Sriwijaya Air tersebut.
BACA JUGA :
Penyelam Kopaska Temukan Puing Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu, Ban hingga Badan Pesawat
“Kami belum dapat informasi selaku LC (leadership coordination) laut informasi terkait dengan temukan black box, sampai saat ini saya belum terima, apa ada yang sudah terima?,” ujar Hendra saat dikonfirmasi langsung MNC News Portal, Senin (11/1/2021), sebagaimana dikutip dari Okezone.com.

Hendra menegaskan, sekalipun kotak hitam pesawat Sriwijaya Air tersebut sudah ditemukan, pihaknya akan terus melakukan pencarian hingga seluruh penumpang dapat di identifikasikan.
Eksplorasi pencarian bisa berhenti ketika pihak kepolisian yang diwakili oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) sudah mencatat semua korban atau penumpang yang tercatat sebanyak 62 orang.
“Nanti dia yang menyatakan bahwa 62 korban atau 62 POB sudah bisa teridentifikasi semua berarti clear, selanjutnya nanti LC Basarnas akan melakukan pertimbangan kesana,” kata Hendra.
Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad







