“Jadi tidak ada saya berpikir teori Darwin ketika saya mengatakan itu. Evolusi di KBBI itu tidak ada kaitannya sama teori Darwin, di kamus besar itu artinya berkembang. Yang aku maksud itu jadi ‘Kau ini sudah berkembang belum otak kau’ itu maksudnya ‘kau nggak ada otak’, gitu, cuma dikaitkan ke teori Darwin sama si Rocky Gerung itu,” jelas Abu Janda saat dihubungi detikcom, Kamis (28/1/2021).
Alat Ukur Kinerja Kapolri
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai kasus dugaan ujaran rasisme oleh Permadi Arya atau Abu Janda terhadap Eks Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai menjadi ujian pertama bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
BACA JUGA :
Bertambah Jadi 1.012,350, Indonesia Negara Pertama ASEAN dengan 1 Juta Kasus Covid-19
“Kasus Abu Janda ini akan menjadi alat ukur bagi masyarakat luas dalam menilai kerja dan kinerja Kapolri yang baru. Untuk itu, kita tunggu dan lihat saja sikap dan tindakan dari Kapolri,” kata Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas dalam siaran pers yang diterima Tribunnews, Jumat (29/1/2021?

Dirinya sendiri meyakini, Jenderal Listyo sebagai Kapolri yang tentu akan bersikap dan tidak akan berdiam diri saja.
Lebih lanjut, Anwar juga menyoroti bagaimana sosok Abu Janda yang telah banyak merusak citra pemerintah terutama citra dari Presiden Jokowi dan citra kepolisian.
“Karena umat dan masyarakat di mana-mana sudah berteriak-teriak meminta supaya Abu Janda ini karena pernyataan-pernyataannya yang meresahkan tersebut agar ditangkap dan diproses secara hukum, tapi dalam faktanya pihak kepolisian tetap tidak dan belum melakukan apa-apa terhadap yang bersangkutan,” kata Anwar, sebagaimana dilansir dari Tribunnews.com.
Menurut Anwar, hal tersebut terkesan bahwa Abu Janda ini adalah orang yang dipelihara oleh pihak pemerintah dan kepolisian untuk mengobok-obok umat islam.
“Menurut saya, bila tuntutan anak-anak muda dari KNPI ini tetap tidak direspon dan tidak ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, maka citra pemerintah dan polisi di mata masyarakat akan semakin jatuh,” pungkasnya.
Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad








