Winarso menyebut, guna mengantisipasi curah hujan yang mungkin akan kembali mengguyur Kota Semarang, disiagakan tim evakuasi di setiap kecamatan. “Terdiri atas tim gabungan dari berbagai stakeholder,” kata dia.
Salah satu kawasan yang tergenang banjir di Semarang Utara, termasuk kompleks Kota Lama. Di wilayah Tanah Mas, banjir masuk pemukiman warga hingga ketinggian 70 centimeter dan masih terus meninggi karena hujan masih berlangsung dan membuat sejumlah saluran air meluap.
BACA JUGA :
Video Detik-detik Terjadinya Longsor Susulan di Sumedang Saat Petugas Menulis Daftar Korban
Beberapa warga bahkan memilih mengungsi meninggalkan rumahnya karena banjir dikhawatirkan ketinggian air terus bertambah.
“Saya ada anak kecil, jadi mending saya bawa ke tempat aman dulu. Hujannya masih terus, pastinya genangan akan tambah tinggi,” kata Akyong, salah seorang warga Semarang, sebagaimana dilansir dari Gelora.co.

Banjir juga menggenangi kawasan Mangkang, Semarang Barat dan Semarang Timur dengan ketinggian rata-rata 50 centimeter.
Petugas BPBD dan Basarnas Kota Semarang diterjunkan untuk menyisir dan mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti mendatangi lokasi banjir di kawasan Mangkang juga melumpuhkan jalur Pantura Semarang-Kendal.







