Tahun ini, Bank Kalsel optimistis bisa tumbuh lebih baik lagi. Aset ditargetkan bakal naik 8,41%, DPK tumbuh 9,71%, kredit 6,5% dan laba diproyeksikan tumbuh 9,43%.
Agus menyampaikan, untuk mencapai target 2021 pihaknya akan mengimplementasikan tiga fokus strategi dalam tiga model bisnis.
“Dengan strategi dan model bisnis ini, Bank Kalsel optimistis menatap tahun 2021, dapat tumbuh dengan baik seperti halnya tahun 2020,” katanya, sebagaimana dikutip Kalimantanlive.com dari website www.bankkalsel.co.id.
BACA JUGA :
Sebanyak 1.500 Anggota Terima Pencairan Reward Challange 135: Terima Kasih MeMiles!
Dirut Bank Kalsel menjelaskan, tiga model bisnis itu, pertama Survival Mode, bagaimana bank memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya untuk terus dapat bertumbuh ditengah ketidakpastian perekonomian dan persaingan.

Kedua, Adaptive Mode yakni bagaimana bank dapat mengatasi kelemahan dan tantangan yang dihadapi untuk menciptakan bisnis yang mampu beradaptasi dalam memenuhi permintaan pasar dan menciptakan customer experience yang baik.
Ketiga, Offensive Mode, bagaimana bank dapat mendeteksi dan menanggapi setiap peluang yang ada dan memanfaatkannya untuk menjadi potensi keuntungan bank.







