JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Ketua Umum MUI Sumatera Barat (Sumbar) menanggapi ‘ancaman’ Mendikbud Nadiem Makarim akan cabut dana BOS sekolah yang melanggar SKB 3 Menteri soal seragam sekolah.
“Bagi masyarakat Minangkabau mendengarkan ancaman tidak ada lagi BOS (Bantuan Operasional Sekolah) bila melanggar SKB 3 Menteri, sama saja dengan menawar harga diri,” kata Buya Gusrizal Gazahar.
BACA JUGA :
Permohonan PK Ditolak, Mahkamah Agung Cabut Izin PT MCM di Kalsel
Berikut pernyataan lengkap Buya Gusrizal Gazahar, Tokoh Minangkabau bergelar Dato Palimo Baza yang diposting di akun twitter Fahmi Alkatiri @FKadrun.
“Murah Tak Terhargai, Mahal Tak Terbeli”
Bagi masyarakat Minangkabau mendengarkan ancaman tidak ada lagi BOS (Bantuan Operasional Sekolah) bila melanggar SKB 3 Menteri, sama saja dengan menawar harga diri.
Wahai penguasa apakah aurat anak-anak gadis kami senilai dengan materi yang tuan-tuan kucurkan???!!!
(Buya Guzrizal Gazahar Dt Palimo Basa)
Fahmi Alkatiri @Fakadrun, dalam cuitannya menulis harga diri cuma mau ditukar dana Boss?? Sungguh meremehkan harga diri Manangkabau. Terlalu!!
tukar nyawa demi membela agama aja dijalanin… https://t.co/1HhgoRwPtq
— aldi nalsya (@aldinalsya) February 12, 2021
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyatakan akan ada sanksi bagi sekolah yang melanggar SKB tentang seragam dan atribut di sekolah negeri.







