Mabuk, Bripka Cs Tembak Mati Seorang Anggota TNI dan 2 Karyawan Kafe di Cengkareng

Terhadap para korban, Fadil mengaku telah memerintahkan tim Polda Metro Jaya untuk mengambil langkah-langkah guna membantu dan meringankan beban dalam proses pemakaman.

Ia memastikan jajarannya membantu proses pemakaman korban secara maksimal.

“Saya minta ini dilakukan secara maksimal agar proses pemakaman para korban bisa berjalan lancar dan baik,” tegasnya.

Selain itu, Fadil juga akan menindak pelaku dengan tegas. Ia memastikan proses hukumnya akan terus berlanjut dan tersangka juga terancam dipecat dari anggota Polri.

BACA JUGA :
SBY Sebut Ada Pihak yang Beli Partai Demokrat Jika Kudeta Berhasil Gulingkan AHY

Selain itu, Fadil juga mengaku telah berkoordinasi dengan Pangdam Jaya selaku penanggung jawab keamanan garnisun ibu kota dan atasan salah satu korban.

Kafe RM di Cengkareng, Jakarta Barat dipasang garis polisi setelah terjadi penembakan menewaskan 3 orang oleh oknum polisi, Kamis dini hari. (Foto: Wartakota)

“Kami akan memgambil langkah-langkah cepat agar tersangka bisa diproses pidana. Tersangka juga akan diproses secara kode etik sampai dengan hukuman dinyatakan tidak layak menjadi anggota Polri,” kata Fadil.

Dilansir dari republika.co.id, pantauan di lokasi pada Kamis siang, selain terpasang garis polisi, juga penyidik dari kepolisian dan Polisi Militer AD silih berganti memantau tempat kejadian perkara (TKP).

Tidak banyak warga sekitar yang mengetahui langsung hal tersebut. Salah seorang penjaja minuman yang tidak disebutkan namanya mengatakan, ia sempat mendengar suara tembakan pada dini hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *