Dengan jabatan yang disebut Kawendra hanya sejengkal dari posisi Presiden, Moeldoko semestinya bisa bertindak jauh lebih arif.
“Jangan sampai melakukan tindakan rendahan dan berpotensi merusak marwah negara. Bikin malu Presiden kita,” kecam dia.
Atas alasan itu, Kawendra menyarankan Moeldoko mundur dari jabatannya sebagai KSP.
BACA JUGA :
AHY Sebut Moeldoko Ketua Umum Partai Demokrat Abal-abal Versi KLB Ilegal
BACA JUGA :
Kronologi Moeldoko Dipilih Jadi Ketum Demokrat Lewat Voting Berdiri di KLB, Lengserkan AHY
Menurutnya, masyarakat yang saat ini dilanda derita akibat pendemi Covid-19 sudah sangat jengah dan bosan dengan kegaduhan seperti ini.
“Sebaiknya Pak Moeldoko mundur dari KSP atau Pak Jokowi berhentikan saja Pak Moeldoko. Bikin malu Bapak,” tegasnya.

Diakuinya, sejak awal Moeldoko memang sudah menegaskan bahwa apapun yang ia lakukan itu sama sekali tak berkaitan dengan pemerintah.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI Ahmad Ali menegaskan, Partai Nasdem hanya akan berkoalisi dengan partai yang terdaftar secara legal di Kementerian Hukum dan HAM.








