“Penting untuk menjalin koordinasi dan sinergi dengan mitra kerja, agar segala program bisa berjalan dengan seperti apa yang diinginkan, yang tentunya untuk membangun banua di tengah wabah pandemi covid-19,” ucap politisi asal PDI Perjuangan ini.
Diungkapkan oleh sejumlah SKPD, bahwa di samping tantangan wabah virus Covid-19, bencana banjir di Kalsel pada awal Tahun 2021 yang merendam sebagian besar daerah di banua cukup membuat beberapa sektor pembangunan terdampak.
BACA JUGA:
Usai Terima DPRD Kalsel, Kemenhub Tawarkan Pengukuran dan Pendaftaran Kapal Nelayan Sistem Paket
BACA JUGA:
Kunker, Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Minimnya Sarana Seni Budaya Asli Banua di Anjungan Kalsel TMII
Seperti diketahui, untuk penanganan COVID-19 dan bencana alam seperti banjir, anggaran ABPD Kalsel 2021 direfocusing sebesar Rp 8,5 miliar atau sebesar 10 persen yang diambil dari anggaran seluruh SKPD yang dinilai tidak menjadi prioritas.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengapresiasi SKPD yang terus berjuang.
Dia mengharapkan setelah paparan gambaran umum ini, selanjutnya ada pertemuan khusus lagi untuk kemudian dilakukan pendalaman lebih.
Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad







