JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Politikus senior yang juga pendiri Partai Umat Amien Rais curiga ada upaya sejumlah pihak memaksakan untuk menerbitkan pasal dalam aturan hukum agar presiden Joko Widodo bisa dipilih sbanyak tiga kali.
“Akankah kita biarkan, plotting rezim sekarang ini, akan memaksa masuknya pasal supaya bisa dipilih ketiga kalinya,” kata Amien lewat tayangan video Akun YuoTube Amien Rais Official, Sabtu (13/3/2021) malam.
Seperti diketahui di dalam konstitusi Indonesia yakni UUD 1945 , presiden hanya dapat dipilih maksimal sebanyak dua kali.
BACA JUGA :
Peserta KLB Berontak, Moeldoko Cs Cuma Bayar Rp5 Juta dari Janji Rp 100 Juta, Nazaruddin Turun Tangan
BACA JUGA :
Jadi Ketum Demokrat versi KLB, Gerindra : Moeldoko Rendahan, Bikin Malu Presiden Jokowi!
Di dalam cuplikan video tersebut Amien mengatakan bahwa saat ini Indonesia sudah pada tahapan sekarang atau tidak sama sekali.
“Sekarang kita ini semua sudah pada tahapan Its now or never. Tomorow will be too late. Akankan kita biarkan plotting rezim sekarang ini akan memaksa masuknya pasal supaya bisa dipilih ketiga kalinya itu,” ujarnya.

Mantan Ketua MPR RI itu juga menyebut bahwa rezim saat ini berupaya mengubur demokrasi Indonesia.
“Bahwa rezim itu sesungguhnya sedang mengarah kepada penguburan demokrasi kita,” lanjutnya.
Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat kompak menolak wacana masa jabatan presiden dapat memimpin selama tiga periode di Indonesia.









