“Kemarin kami sudah merencanakan rapat dengan perdapat dengan pihak terkait, pertama Balai Jalan Nasional Kalimantan, kedua pihak Dinas Perhubungan daerah terkait dan ketiga kita mengundang pihak asosiasi angkutan truk. Jadi kita duduk satu meja untuk bisa menyelesaikan permasalahahan ini.
Empat Jam Menembus Macet
Kemacetan parah di Jalan Handil Bakti dan Gampa Asahi Kabupaten Batola banyak dikeluhkan masyarakat pengguna jalan yang ingin pergi ke Banjarmasin atau sebaliknya.
Untuk menuju Banjarmasin, warga yang berasal dari Batola atau dari Kalteng terpaksa harus bersabar hingga empat jam untuk melewati titik macet di Handil Bakti.
BACA JUGA :
Komisi II DPRD Kalsel Apresiasi Pencapaian UPPD Pelaihari, Janji Atasi Kendala Kendaraan Operasional
“Di Handil Bakti macet parah, padat merayap. Dari Jembatan Barito menuju ke Banjarmasin empat jam baru bisa tembus,” kata Endi Rahmadi, Senin 15/3/2021) malam.
Menurut warga Sampit Kotim tersebut, kemacetan terjadi karena ada pelebaran jalan di sebelah kanan Jalan Trans Kalimantan di Handil Bakti arah ke Banjarmasin, sehingga jalur jalan menyempit, sehingga terjadi kemacetan saat jam padat lalu lintas.
“Lalu lintas padat, macet. Mobil harus merayap, terutama di Handil Bakti. Kondisinya parah, petugas yang mengatur lalu lintas sedikit. Kami harus berjuang empat jam melewati titik macet baru bisa sampai ke Banjarmasin,” tuturnya.
Senada, Elida yang beberapa pekan terakhir pulang pergi dari Banjarmasin ke Kapuas juga mengeluhkan kemacetan di Handil Bakti karena adanya pekerjaan pelebaran jalan, sehingga jalur menyempit.
“Macet parah di Handil Bakti, apalagi sore hingga malam hari, bisa sampai 5 baru sampai ke Kapuas. Terpaksa harus sabar,” ujarnya.
Penulis: Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad










