BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Komisi IIV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan memperjuangkan anggaran bantuan rumah ibadah dan beasiswa S2 ke Timur Tengah.
“Dalam rapat dengan jajaran Biro Kesra Provinsi Kalsel, kami memperjuangkan ada kenaikan anggaran bantuan untuk rumah ibadah dan beasiswa untuk belajar ke Timur Tengah,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin, usai rapat kerja dengan jajaran Biro Kesra Pemprov Kalsel, Rabu (17/3/2021).
Politisi Partai Gerindara tersebut mengatakan, dalam rapat dengan jajaran Biro Kesra Provinsi Kalsel, Komisi III menyampaikan usulan berdasarkan hasil kegiatan selama masa reses.
Dia menatakan selama ini bantuan untuk rumah ibadah di Kalsel sebesar Rp 1 miliar per tahun, dibagi untuk 13 kabupaten kota. Pihaknya menilai dana bantuan tersebut sangat minim.
BACA JUGA :
Komisi IV DPRD Kalsel Perjuangkan Bantuan Dana BOSDA untuk Mandrasah dan Ponpes
“Setidaknya bisa bertambah menjadi Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar untuk satu tahun. Apalagi, setelah pandemi dan pascabencana banjir, bukan hanya sekolah yang mengalami kerusakan, tempat-tempat ibadah juga banyak sekali yang memerlukan bantuan dari pemerintah,” katanya.
Komisi IV juga minta agar Biro Kesra juga menyiapkan terkait bantuan untuk madrasah dan Ponpes.
“Nanti akam kami masukkan dalam usulan RJPMD, apakah nanti masuk di Dinas Pendidikan atau Biro Kesra kita belum tahu. Tapi kami minta diusulkan dulu di dalam renja,” kata Lutif.

Terkait beasiswa, Lutfi menyampaikan kabar baik, Komisi IV DPRD Kalsel berhasil memperjuangkan beasiswa pelajar dan mahasiswa, khususnya S2 ke Timur Tengah, untuk sekitar 25 orang.
“Nantinya akan kami sosilisasikan ke kampus-kampus keagamaan di Kalsel. Mungkin ada kandidat-kandidat yang berminat, tentu saja harus sesuai persyaratan. Besarannya sekitar Rp 25 juta per orang, selama satu tahun,” kata Lutfi.







